Rhio Kurniawan. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Nata Prayoga Blog

Diary Seorang Komedian

Saya dulu pernah jadi remaja masjid.

Jadi, mungkin hampir semua kegiatan di masjid itu saya yang mengatur.

Mulai pasang sound system, karpet, mengepel dan sebagainya.

Saat Hari raya idul qurban,  saya tentu ikut kegiatannya..
Mulai sholat ied, kotbah.. Namun saya akan pergi dan izin pulang saat kegiatan menyembelih hewan kurban.

Saya berbohong dengan teman2 dan pengurus masjid lain jika ketakutan melihat darah.
Mereka tak mempermasalahkan.. Karena mungkin maklum. Lagipula yang ikut kegiatan kurban cukup banyak. Jadi berkurang satu orang tak masalah.

Padahal tidak, saya tak pobia melihat darah.
Tapi saya memiliki gejala psikotik yang berbahaya.

Jika melihat hewan besar seperti sapi atau kambing disembelih.

Dikepalaku kadang ada suara2 yg mengajak menyembelih dan mengkorbankan keluargaku atau teman2ku.

Sangat berbahaya memang..

Tapi itu dulu saat belum ada BPJS.

Dengan uang dan pekerjaan yg pas pasan. Saya jadi jarang berobat.

Otomatis, gejala kekambuhan yg berbahaya seperti demikian bisa muncul.

Makanya..
Saya dulu sangat menjaga apa yang saya lihat ,dengar dan baca.

Jika melihat berita pembunuhan, mutilasi atau konflik perang di negara luar, macam suriah, afghanistan. Atau berita2 terorisme..

Saya tak akan menontonnya.

Karena pikiranku sensitif..

Bahkan sekarang,  saat sudah rutin berobat saya masih menjaga yg masuk ke kepala.

Saya masih anti konflik2 di negara gurun dan berita perang serta teori konspirasi.

Makanya caregiver harus berhati2 dengan apa yg dipelajari ODSnya..

Juga apabila ODSnya ngak mau disuruh sembelih ayam atau memegang pisau,  JANGAN DIPAKSA.

Dikepalanya mungkin sedang berjuang melawan suara2 berbahaya.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Manusia tersesat.

Pengalaman spiritual pribadiku,  atau lebih tepatnya fase waham kebesaranku itu sekitar 10 tahun lalu.

dimulai saat aku hampir 2 minggu tidak bisa tidur.

Saat itu, aku mendapat bisikan suara di kepala yang menyuruh pergi ke tanah luas.
Mungkin daerah bekas persawahan yang baru dipanen.

Saat hari gelap aku melihat cahaya dari langit.
Lalu ada sosok tinggi besar ( sekitar 30 meter).  Berjubah putih dan punya sayap.
Tapi warna sayapnya bukan putih, tapi pelangi.

Lalu ada suara2 dikepalaku.
Sudah agak lupa, tapi ada beberapa bagian yg kuingat.

" Je.. Nak... Tu.. Fara.. Sachiel " dst.

Ngak tahu artinya apa. Di google bahasa apa itu juga nga ketemu.

Lucu bila kuingat,  tapi inilah realita seorang penderita gangguan psikotik.

Tapi karena pola overthinking pemilik gangguan psikotik,

Aku jadi menterjemahkan jadi begini :

"pesan ini hanya untukmu, orang yang terpilih".

Lambat laun, aku berperilaku dan memiliki keyakinan pusat alam semesta.

Merasa tokoh penting.. Dan berkeyakinan suatu hari aku bisa menguasai dunia.

Namun..
Aku beruntung memiliki teman dan keluarga yang baik.

Mereka ialah yang pertama kali menyadari perilaku2 anehku.
Gaya bicara yg berubah..
Seringnya menyendiri..

Mereka berusaha mengajakku jangan banyak mikir, mengatakan terus terang bahwa aku punya masalah kejiwaan.

Akhirnya aku tersadar,
Bahwa aku mungkin saja mengalami gangguan psikotik.

Disitulah awal aku berjuang selama bertahun tahun melawan delusi kebesaran itu.

Ngak mudah lho.. Tapi akhirnya bisa bertahan, ngak berakhir menjadi lia eden KW2.

Tapi aku bersyukur memiliki tilik diri yang cukup kuat.

Membuatku bisa lebih banyak berfikir "normal" yang bisa digunakan untuk bekerja dan mencari pengobatan yg tepat.

Makanya buat ODS yang mengalami delusi.

Orang terdekat dan Masyarakat itu adalah benteng terakhir tilik diri si ODS.

Karena dalam tilik diri/insight melawan gangguan psikosis.

Akan ada 3 sudut pandang yg saling berkaitan.

Sudut pandang si pasien,  keluarganya dan masyarakat.

Akan jadi repot bila keluarga dan masyarakat sekitarnya malah percaya dan mengikuti delusi milik si ODS.

Kenapa tugas keluarga dan masyarakat penting?

Karena si ODS ini tilikan diri sedang terganggu.
Jadi si ODS akan membutuhkan bantuan orang sekitarnya untuk perbaiki tilikan diri untuk hadapi delusi ini.

Lia eden tak akan masuk berita bila anaknya dan teman2nya nga jadi pengikutnya.

Mungkin kisahnya akan berakhir dengan drama seorang anak dan keluarga yg ngotot bawa seseorang berobat ke psikiater.
Lalu curhat ke sekretariat KPSI.

Makanya tugas masyarakat dan keluarga di Indonesia ialah memastikan dirinya sehat jiwa dulu.

Punya tilikan diri yang baik. Jadi bisa menolong orang yg punya masalah kejiwaan.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Parasyte (K-Movie 2019)

"Nyonya, Apa yang terjadi pada saat Da-Song di kelas 1?"

Dan nyonya Park pun langsung terkejut kaget dan terlihat ketakutan.

Kemudian, Jessica ( alias Ki-Jeong ) berhasil memperdaya Nyonya Park untuk membayar mahal dirinya sebagai guru Les Da-Song.

Film Parasyte ini sangat menarik. Karena ada unsur Strategy penipuan/manipulasi psikologis yaitu Cold Reading.

Dimana salah satu triknya ialah mencoba mengorek masa lalu seseorang dengan sedikit informasi .

Dengan pemikiran manusia yg cenderung memiliki bias affirmasi dan suka memikirkan kejadian di masa lampau,

Trik2 demikian mudah dipakai untuk memanipulasi seseorang secara psikologi.

Entah dipakai untuk hal baik,  misal menjual barang atau mengarahkan klien untuk membantu si manipulator,
Sebagai bagian permainan sulap mentalism ,

Atau dipakai kejelekan seperti pada
Oknum Paranormal, Peramal, Fortune teller, dan penipu profesional.

Apakah paranormal juga memakai trik cold reading?

Secara alamiah iya.

Contohnya ialah,

Mas Djokol bawa Adiknya ke Mbah Rhio paranormal.

Biasanya para paranormal melihat si pasien dan penyakitnya kira2 apa,  lalu membuat asumsi pertanyaan :

"Apakah adik anda pernah bicara sendiri?"

"Apakah dirumah anda pernah melihat penampakan?"

Semua pertanyaan akan berhubungan dengan masa lalu.

Lalu percakapan akan diarahkan untuk membuat takut ,cemas,  khawatir klien paranormal itu.

Misal, dahulu IR, seorang Supervisor di CST, tempat saya bekerja pernah ditipu Guntur Bumi,

Kalo ngak salah dia diberi tahu begini :

"dirumah bapak sepertinya itu sudah jadi sarang bangsa jin, jika diteruskan, bisa2 teluh dan santet yang ada pada diri bapak bisa pindah ke anak dan istri anda. Sakit anda bisa parah dan pekerjaan anda bisa terganggu".

Karena manusia itu punya sifat affirmasi yg kuat saat takut/ragu, pak IR yg saat itu sedang bermasalah di lokasi kerjanya,  akhirnya menghubung2kan kejadian itu dgn kata2 Guntur Bumi.

Darisitulah Hartanya dikuras hingga hampir 100 jutaan untuk beberapa kali ritual2 yang dilakukan Guntur bumi dan komplotan nya.

Makanya..

Kita harus sadar bahwa penyakit yang keluarga dan anggota group ini alami itu bisa membuat ragu, takut, cemas.

Keadaan ini bisa dimanfaatkan oknum2 pengobatan Alternatif nakal.

Entah pake embel2 apapun termasuk kedok suatu Agama seperti Guntur Bumi.

Maka berhati2lah,

Saya nulis begini karena pernah jadi korban juga.

Mau gimana? Memiliki keluarga atau diri alami skizofrenia tentu dibayangi ketakutan dan kecemasan.
Keadaan yang rapuh ini rentan terjerumus pada jalan pengobatan yang kurang benar lalu dimanfaatkan cukup lama oleh oknum itu.

Kutipan :

Rowland, I., 2002. The Full Facts Book of Cold Reading (3rd ed).





Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Antipsikotik generasi Ketiga :

Jika kamu sedang memakai abilify/ariski ( aripriprazole) atau yang belum familiar brexpiprazole . berarti kamu sedang menggunakan obat generasi ketiga.

Masing2 generasi Obat antipsikotik itu memiliki kinerja berbeda2,
Jika obat2an,
Generasi pertama ( tipikal ) , itu bekerja dengan memblokir reseptor dopamin, ribetnya ialah karena dopamin yang diblokir tidak selektif, makanya bisa menyebabkan movement disorder yang disebabkan gejala extrapiramidal. Gejala gelisah /akathisia, Juga kenaikan prolaktin, yang bisa menggangu kesuburan pada wanita dan gangguan seksual pada laki2.

Hingga dikembangkan generasi terbaru sekitar tahun 1990 dengan Clozapine sebagai obat AntiPsikotik pertama pada generasi kedua.
( turunan2nya pun banyak,  semisal risperidone, olanzapine, Quentiapine, dsb)

Generasi kedua ( atipikal) dikembangkan agar memblokir secara selektif reseptor dopamin,  supaya gejala movement disorder dan kenaikan prolaktin bisa minimal atau tidak ada ( kecuali risperidone yg tetap ada gangguan prolaktin) .
Selain itu dikembangkan agar bisa menekan gejala2 negatif skizofrenia seperti mania.
Yaitu dengan cara menekan serotonin.
Makadari itu bbrp antipsikotik generasi kedua banyak yg bisa berfungsi sebagai mood stabilizer.

Lalu bagaimana dengan generasi ketiga?

Generasi ketiga itu kinerjanya diotak ialah mengatur kadar dopamin diotak hingga level 25%..
Atau kadar mendekati orang normal pada umumnya.

Sisi positifnya, karena kinerjanya diatur mempertahankan kadar dopamin otak,  gejala Efek samping yang dimiliki generasi pertama atau kedua,  mampu dihilangkan.

Artinya jika Generasi kedua diciptakan guna memperbaiki efek samping yg dimiliki generasi pertama.

Generasi ketiga macam aripriprazole ialah versi update dan perbaikan untuk masalah efek samping generasi pertama sekaligus kedua.

Misalnya jika efek samping generasi pertama sudah diperbaiki generasi kedua,

Generasi kedua masih ada efek samping . Semisal
gangguan insulin, penurunan sel darah putih, kantuk,  dsb.

Generasi ketiga hampir tak memiliki efek samping pada generasi pertama maupun kedua.

Jadi obat macam aripriprazole ( abilify, ariski) bisa digunakan dalam keseharian karena tak membuat kantuk dan gejala2 gerakan. Juga dalam jangka panjang.

Tapi apakah generasi ketiga itu sudah sempurna?

Tidak demikian.

Karena,  kelemahannya ialah obat generasi ketiga itu masih mahal. Patennya belum kadaluwarsa ( dibawah 20 tahun) . Juga tak bekerja bagus pada semua orang.

Jika bekerja,  obat semacam abilify bisa bekerja sangat efektif.
Jika tidak,  tidak berpengaruh efektif.
Selain itu masih lebih efektif obat generasi atipikal dalam mengatasi gejala2 negatif skizofrenia daripada generasi ketiga.

Makanya, dalam banyak kasus.  obat2n lama seperti generasi pertama dan kedua kadang malah justru ada yang sangat cocok dan efektif pada sejumlah pasien skizofrenia.

Namun siapa tahu,  antipsikotik generasi keempat mampu memperbaiki kelemahan generasi ketiga.
Atau bahkan menyembuhkan secara permanen skizofrenia.
( i hope so)..

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Melihat cara guruku menjelaskan sebuah materi, membuatku kadang ingin memujinya.

Akan tetapi,  biasanya malah guruku menunjukkan perasaan tidak senang.

Di masa lalu beliau pernah menjadi murid peringkat dibawah rata2.

Melihat temannya yang peringkat atas dan angkuh membuat diri nya percaya tak ada orang jenius. Yang ada ialah pekerja keras.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Aku ini bukan siapa2.

Rasanya ada beban di hati saat keluarga pasien mengatakan padaku bahwa :

"Makasih atas Inspirasinya, Semoga Anakku bisa seperti mas Rhio"

Mungkin saya akan menjadi orang pertama yang berharap itu tak terkabul.

Siapalah saya ini?

Saya ini juga tersesat, untuk apa diikuti?

Saya hanyalah remahan biskuit KONG GUAN.

Belum sebanding dengan Bill Gates, Jack Ma, Nadiem Makarim, Mark Zuckenberg,  Shigeo Tokuda, Hasumi Kureha , Eimi Fukada maupun Tsubasa Amami.

Namun saya terus berusaha untuk belajar menjadi orang baik.
Juga belajar untuk meningkatkan ilmu pengetahuan saya.

Untuk mengedukasi dan memberi Inspirasi pada diri saya sendiri.

Syukur2 ada orang yang bisa kebagian ilmu saya yang masih alakadarnya

Supaya diri saya yang bukan siapa2 ini memiliki sedikit manfaat dalam masyarakat dan negara ini.

Jika tidak,

Mungkin Ades Ivo dan teman2 lain hanya mengenang saya lewat koleksi Video2 terlarang saya.

Lagipula Aku ini Seorang NINJA..
Bukan CBR apalagi VEGA-R

Itu sudah jalanku.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Dalam sejarah,  Penggunaan AntiPsikotik dimulai tahun 1933 di perancis.

Awalnya,  Kala itu dikembangkan sebuah obat anti histamin ( obat anti alergi)  bernama Promethazine.

Obat ini memiliki efek samping sedatif atau mengantuk.

Makanya kemudian dikembangkan sebagai obat penenang sebelum operasi bedah.

Dikemudian hari ada turunannya, namanya Chlorpromazine ( CPZ)
Diteliti bahwa selain punya efek sedatif, CPZ juga memiliki efek menenangkan atau membuat tenang pasien.

Melihat ada efek membuat tenang pasien,

Dua orang Psikiater bernama Dr Delay dan Dr Deniker memberi tes obat pada sekitar 38 Pasien masalah kejiwaan sebagai percobaan.

Kemudian diketahui hasil tesnya memberi hasil bahwa Pasien berkurang gejala delusinya, gejala halusinasi mereda dan gejala2 psikotik serta depresi klinis mereda.

Penemuan ini dipublikasikan pada tahun 1955, dan dalam waktu singkat pemerintah Amerika menyediakan Chlorpromazine sebagai terapi medis psiko-farmaka pertama dalam sejarah.

Sebelum ada CPZ,  pasien2 Gangguan jiwa di RSJ biasanya diterapi ECT/kejut listrik, insulin koma, hydro~terapi. Tapi tak ada satupun secara alamiah bersifat antipsikotik.

Jadi penemuan efektivitas CPZ untuk pengobatan psikotik mampu merevolusi dunia pengobatan gangguan jiwa.

Banyak Pusat kesehatan jiwa di US dan banyak negara mulai tutup.

Karena Penanganan pasien tak perlu tempat besar dan jangka waktu panjang seperti dahulu.

Singkatnya, Pengobatan pasien menjadi lebih cepat dan efektif..

Dari kesuksesan Chlorpromazine, akhirnya muncul turunan2nya semisal haloperidol, iloperidol, dsb..
Yang digolongkan dalam generasi tipikal.

Sejak 1955 Hingga sekarang,  CPZ masih diresepkan pada pasien skizofrenia dan depresi berat.

Karena si Mbahnya anti psikotik ini terbukti masih tokcer walo sudah lahir cucu2nya macam abilify, seroquel ,risperidone..

Bayangkan saja 1955..

Pasien Skizofrenia baru menikmati masa kejayaan pengobatan Gangguan jiwa.

Sebelum 1955, pasien2 gangguan jiwa banyak yang terkurung di Fasilitas kesehatan mental atau pasungan..

Lebih parah lagi masih diberi stigma..

Kesurupan Jin,  makhluk Gaib,dibilang kurang iman..

Melalui tulisan saya ini sudah jelas bahwa Gangguan jiwa itu karena Otak kelebihan Dopamin.

Makanya perlu diobati dengan antipsikotik supaya gejala2 psikotiknya mereda.

Tak cukup hanya dibacakan Ayat2 suci Agama.
Tak cukup hanya disuruh berfikir positif atau beribadah terus menerus.

Tapi perlu diobati supaya Stabil..

Sekarang bukan Tahun 1955, tapi 2019..

64 tahun setelah publikasi Chlorpromazine, jadi generasi obat semakin bagus, efektif dan murah.

Manfaatkan kemajuan teknologi dengan berobat secara benar..

"Gangguan Jiwa hanyalah penyakit medis. Bukan tanda lemah iman, bukan kena gangguan gaib.

Karena penyakit medis,  dia perlu pengobatan secara benar .

Dan saya akan terus mengatakan hal ini ,dan aku tak akan menarik kata2ku..

Karena inilah jalan Ninjaku..

😏👍👍

Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Newer Posts
Older Posts

About Me

About Me

Pengikut

Label

  • Cerita Komedi
  • Curhatanku
  • Motivasi
  • Tutorial

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • youtube

Postingan Populer

  • ALUR CERITA : ALUR MAJU, ALUR MUNDUR, DAN ALUR CAMPURAN
    1. Alur Maju : Ceritanya bergerak maju. Contoh sederhananya adalah misalnya cerpen itu awalnya menceritakan tentangg seorang anak k...
  • IDE KONTEN INVIDEO AI
    IDE KONTEN INVIDEO AI buatkan 3 kata motivasi bergaya stoicism  dalam bahasa inggris 
  • Balada Jomblo dan Penderita gangguan jiwa
    Balada Jomblo ODS .. terkadang, enggak enak juga "terkenal" di lingkungan  karena memiliki status ODS (Orang dengan skizofreni...
  • Cara Menulis Alur & Plot Cerita
    Oleh: Joni Lis Effendi Trik Sederhana Menulis Alur dan Plot Cerita Galau mau bedain alur dan plot? nih, KA kasih tahu gimana caranya ...
  • Echoes of the Night (confia en mi)
    In the silence of the cold night,   my sighs drift like the light,   I feel you near, though you're far,   like whispers echoing in a st...
  • Una Franela
    [Verse 1] Algo va a pasar esta noche Esto va a explotar esta noche Yo quiero masa en la pista Como la lengua de Dali [Verse 2] Somos eso que...
  • Kena Gigi, Uang Kembali
    Kena GIGI, Uang Kembali. Tahun 2008 dahulu,  ialah zaman jaya nya Game Online  PC dan Warnet khusus Game. Saat itu aku kecanduan Game Onli...
  • Kisah PSK paruh baya.
    Zaman itu aku masih 18 tahun. Masih hobi berpetualang keluar kota bila hari libur kerja. Suatu hari , saat pulang dari Surabaya dengan Kere...
  • Tragedi pengantin sunat
    Tragedi Pengantin Sunat. Aku mengalami sirkumsasi atau disunat saat SD. Akupun tak tahu awalnya, Awal Mulanya Bapakku saat magrib mengaja...
  • Esperando por Ti
    [Verse] En la ciudad la noche brilla Espero tu señal de vida Los coches pasan luces negras Tu llegada mi alma riega [Verse 2] Mariposas en e...

Arsip Blog

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  September (1)
      • Cerpen Star Stealing Girl
  • ►  2025 (1)
    • ►  Desember (1)
  • ►  2024 (95)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (77)
    • ►  Oktober (17)
  • ►  2022 (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (6)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Februari (4)
  • ►  2020 (7)
    • ►  Desember (5)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2019 (33)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2018 (16)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2017 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2016 (4)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2015 (26)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (14)
    • ►  Agustus (4)

Created with by ThemeXpose | FreeBloggerTemplates.org